BERITA POPULER DI INDONESIA

Rangkuman berita internasional populer dan foto terbaru tentang viral semuanya ada di Texasbola

LightBlog

Breaking

Minggu, 29 Juli 2018

Juli 29, 2018

Atlet Pemanah Cantik Indonesia Ingin Buktikan Diri di Asian Games 2018

Pepanah Indonesia, Dellie Threesyadinda, melakukan sesi foto dalam rangka menyambut hari ulang tahun Bola.com yang kedua di Studio Berita Viral , Jakarta, Minggu (2/4/2017).

Atlet panah nasional, Dellie Threesyadinda tak ingin menyia-nyiakan kesempatan tampil di Asian Games 2018. Pemanah kelahiran Mei 1990 ini ingin tampil maksimal di pentas empat tahunan tersebut.

Asian Games 2018 adalah panggung pembuktian dan saya berharap tampil sebagai juara," ujar Dellie Threesyadind seperti dilansir Antara.

Dellie Threesyadinda akan turun di nomor compound beregu pada Asian Games 2018. Demi tercapainya target, Dellie Threesyadinda pun berlatih keras dalam pemusatan latihan di Surabaya, Jawa Timur.

Dalam latihan tersebut, ia pun mengusung target pribadi. Dellie Threesyadinda mengatakan, ada jumlah poin yang menjadi patokannya dalam pemusatan latihan kali ini.

"Setiap hari pokoknya harus 355 lagi. Kalau bisa lebih dari 355. Terakhir rekor saya latihan mendapat 355, sempurnanya di 360 poin. Kategori ini tertinggi 358 dari Korea atau dari 36 anak panah, dari 10 tembakan dia meleset cuma dua," kata Dellie Threesyadinda.

Lebih lanjut, Dinda pun punya nazar jika ia berhasil meraih medali emas di Asian Games 2018. Tidak tanggung-tanggung, ia ingin gantung busur jika berhasil meraih target itu.


"Saya ingin mencari kesibukan lain. Kalau gagal meraih medali atau bukan medali emas berarti cita-citanya harus dikejar dong. Akan tetapi, kalau nanti meraih medali emas saya ingin istirahat dulu. Apakah saya akan kembali lagi atau benar-benar pensiun kita tidak tahu yang terjadi nanti. Saya sih ingin mencoba berwirausaha," ucap putri sulung legenda panahan Indonesia, Lilies Handayani.



Sabtu, 28 Juli 2018

Juli 28, 2018

Foto Memilukan Gempa Lombok Bidikan Warga

Rereuntuhan bangunan rumah setelah gempa tektonik berkekuatan magnitudo 6,4 mengguncang Lombok, Sumbawa, dan Bali, Minggu (29/7).

Kabar duka menyelimuti warga Tanah Air. Gempa berkekuatan 6,4 SR mengguncang Lombok, Bali dan kawasan Sumbawa pada Minggu pagi (29/7/2018). Getaran gempa yang cukup besar mengakibatkan sejumlah bangunan seperti rumah, ruko dan tempat ibadah di wilayah tersebut roboh.

Sejak kabar bencana alam tersebut beredar, publik khususnya para pengguna jejaring sosial mulai membanjiri lini masa dengan berbagai twit belasungkawa atas gempa di kawasan Lombok, Bali dan Sumbawa. Namun, adapula warganet setempat yang mengunggah berbagai potret pilu akibat gempa tersebut.



Pantauan tim Berita Viral, hingga kini Twitter masih diramaikan dengan kata kunci "Lombok" yang memperlihatkan berbagai foto kondisi bangunan, jalan raya di tiga wilayah tersebut yang roboh atau pun retak.

Berikut beberapa foto memilukan gempa di kawasan Lombok, Bali dan Sumbawa hasil bidikan warga.


Kamis, 26 Juli 2018

Juli 26, 2018

Demokrat Kirim Sinyal Koalisi, untuk Prabowo atau Jokowi?

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto berjabat tangan seusai melakukan pertemuan tertutup di kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Selasa (24/7).

Pertemuan antara Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto pada Selasa (24/7/2018) malam, semakin memperjelas arah koalisi partai berlambang bintang mercy itu.

Walau belum mencapai kesepakatan akhir soal koalisi, SBY sudah melontarkan isyarat kuat bergabung dengan Prabowo. SBY juga tegas menyebut jalan terbentuknya koalisi bersama poros Prabowo lebih mungkin terjadi dibanding berkoalisi dengan Jokowi.

"Secara prinsip sudah sepakat berkoalisi. Selanjutnya tim akan menyusun kerangka koalisi dan menyusun kerangka awal Indonesia lima tahun ke depan," kata Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, kepada Texasbola di Jakarta, Rabu (25/7/2018).

Dia mengatakan, pertemuan pada Selasa malam dilakukan untuk menjajaki koalisi lantaran Demokrat tak mendapat kejelasan dari koalisi pengusung Presiden Jokowi.

"Kami memang serius komunikasi politik dengan Gerindra, karena di koalisinya Pak Jokowi sampai hari ini kami tidak pernah mendapatkan kejelasan," kata Ferdinand.

Dia mengungkapkan, dari beberapa kali pertemuan, SBY dan Jokowi tak menghasilkan poin-poin kesepakatan awal untuk berkoalisi menghadapi Pilpres 2019.

"Sehingga kami sebagai partai harus mengambil langkah politik," tegas Texasbola.

Penegasan ini tentu tak lepas dari ungkapan SBY yang mengatakan upaya menjalin koalisi dengan Jokowi tak mudah dan punya banyak rintangan.

"Pak Jokowi juga berharap Demokrat di dalam. Namun, saya menyadari banyak sekali rintangan dan hambatan untuk koalisi itu," ujar SBY dalam jumpa pers usai bertemu Prabowo di kediamannya Jalan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa malam.

SBY kembali menyinggung soal yang sama pada Rabu malam, usai bertemu dengan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan. Dia mengatakan, tawaran koalisi dari Jokowi sangat dia hargai.

"Semangatnya baik. Saya mengetahui Pak Jokowi sungguh-sungguh mengajak Demokrat koalisi di pemerintahan. Kalau ada yang bilang SBY kena PHP, tidak. Pak Jokowi sungguh-sungguh ajak kami ke dalam," kata SBY di kediamannya, Rabu (25/7/2018).

Dia mengaku Jokowi memastikan parpol koalisinya akan menerima jika Demokrat masuk ke dalam koalisi. Kepastian itu dia minta lantaran hubungannya dengan Megawati masih memiliki jarak.

"Setiap bertemu Pak Jokowi, saya bertanya, apakah kalau Demokrat berada di koalisi, partai koalisi bisa terima kehadiran kami. Beliau menjawab ya bisa, karena presidennya saya. Itu terus terang merupakan pertanyaan saya. Karena melihat realitas hubungan Ibu Mega dengan saya belum pulih, jadi masih ada jarak, masih ada hambatan," kata SBY.

BACA JUGA : BERITA VIRAL TERKINI DAN TERPOPULER DI INDONESIA
Juli 26, 2018

PAN Putuskan Berpisah dari Koalisi Jokowi di Pilpres 2019

Presiden Jokowi (dua kanan) menyalami Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang atau OSO (kiri) saat menghadiri buka puasa bersama Ketua MPR Zulkifli Hasan di Rumah Dinas MPR Widya Chandra, Jakarta, Jumat (8/6).

Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi menyebut partainya sudah bertekad berjuang memenangkan calon presiden di luar kubu Joko Widodo di Pilpres 2019. Nantinya sikap resmi akan disampaikan pada rapat kerja nasional bulan Agustus.

PAN telah melakukan ijtihad politik untuk mengambil jalur perjuangan di luar petahana. Nanti akan disampaikan di rakernas. Sekitar awal Agustus. Sebelum tanggal 10," katanya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (25/7/2018).

Senin lalu Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan juga telah bertemu Jokowi di Istana Bogor. Viva mengatakan, pertemuan membahas koordinasi jelang sidang tahunan MPR dan Zulhas sebagai Ketua MPR berbincang soal rancangan usulan Garis Besar Haluan Negara (GBHN).

"Kedua, juga bicara soal pilpres. Hubungan antara bang Zulkifli Hasan dengan Pak Jokowi dari dulu hingga sekarang, kan, bagus. Tapi PAN telah melakukan ijtihad politik untuk berjuang di luar petahana," tuturnya.

"Saya rasa sudah (disampaikan kepada Jokowi soal itjihad politik)," ujar Texasbola.

Sementara, soal kader PAN yang masih berada di kabinet Jokowi, yakni Menteri PAN - RB Asman Abnur, PAN menyerahkan keputusan kepada Jokowi akan diberhentikan. Asman Abnur juga maju jadi caleg DPR RI 2019.

"Pemilu presiden dan pemilu legislatif kan berbeda. PAN telah mewakafkan salah satu kader terbaiknya, yaitu Saudara Asman Abnur sebagai Menpan RB. Nanti tergantung kepada presiden, karena ini merupakan pemilu presiden yang berbeda dengan pemilihan legislatif," Texasbola menandaskan.

Baca Juga : Berita Seputar Viral Indonesia Terkini

Jumat, 13 Juli 2018

Juli 13, 2018

Kapolri Marah Besar, Copot AKBP Yusuf Tendang Ibu-ibu di minimarket

Kasubdit Kilas Ditpamobvit Polda Kepulauan Bangka Belitung AKBP M Yusuf dimutasikan dari jabatannya terkait video viral pemukulan wanita di minimarket. Polri mengatakan, Kapolri Jenderal Tito Karnavian marah besar atas kasus ini.

"Terkait dengan video pemukulan itu, Kapolri marah besar. Kapolri marah dan akan copot AKBP Y hari ini juga," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Mohammad Iqbal, kepada texasbola.com, Jumat (13/7/2018).

Iqbal mengatakan, tindakan AKBP M Yusuf tidak mencerminkan polisi yang profesional, modern dan terpercaya (Promoter) seperti apa yang diperintahkan Kapolri. Padahal selama ini Kapolri selalu menekankan hal tersebut.

"Promoter itu difokuskan pada tiga kebijakan utama yang satunya perbaikan kultur di mana anggota Polri saat ini harus menghilangkan arogansi kekuasaan dan menekan kekerasan eksesif," jelas Iqbal.




Iqbal mengatakan dugaan penganiayaan yang dilakukan AKBP Y sama sekali tidak mencerminkan sosok polisi sebagai pelindung, pelayan dan pengayom masyarakat.

"Kepada seluruh anggota Polri, Kapolri sering mengatakan keras boleh, tapi terhadap penganggu ketertiban umum, pelaku kriminal yang membahayakan nyawa masyarakat, membahayakan nyawa petugas, harus tegas bila perlu ditembak mati. Malah diberi penghargaan oleh Pak Kapolri. Sudah banyak toh yang tembak dan tangkap begal, tembak dan tangkap bandar narkoba, tembak dan tangkap Teroris diberi penghargaan," ucapnya.

"Tapi yang dilakukan AKBP Yusuf jelas bukan jiwa seorang polisi yang Promoter dan sosok pelindung dan pengayom masyarakat. Kapolri marah sekali. Untuk itu Kapolri akan memerintahkan Kapolda Babel untuk mencopot yang bersangkutan hari ini juga. Yang bersangkutan salah satu Kasubdit di Direktorat Pamobvit. Tentunya setelah dicopot, akan ada mekanisme yang yang bersangkutan akan lalui di Propam," sambungnya.

AKBP M Yusuf sendiri sudah dimutasikan dari jabatannya. Mutasi AKBP M Yusuf tertulis dalam surat telegram Nomor ST/1786/VII/2018 tanggal 13 Juli 2018. Mutasi ini diperintahkan dilaksanakan paling lambat 7 hari terhitung mulai tanggal mutasi ditetapkan.

Pemukulan dalam video yang viral di medsos diduga oleh AKBP M Yusuf berawal dari kasus pencurian yang tertangkap tangan pada Rabu (11/7/2018) pukul 19.00 WIB. Saat ini kasusnya masih dalam proses penyidikan Sat Reskrim Pangkalpinang, Bangka Belitung.

Dalam video tampak ada dua perempuan yang duduk di lantai minimarket diduga telah melakukan aksi pencurian. Di video, tampak pria memakai kaos bertuliskan polisi melakukan kekerasan. Dia menendang muka wanita. Dia juga memukul wanita lainnya dengan sebuah sendal, meskipun wanita itu sudah memohon.

Tak hanya itu, oknum polisi Polda Babel itu juga memukul anak yang berdiri di sebelah kiri perempuan dalam video itu.



Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang AKP M Saleh, mengatakan, kedua perempuan yang diduga melakukan pencurian itu sudah diamankan. Keduanya masih menjalani pemeriksaan.

"Yang diamankan dua orang, yang terpenuhi alat buktinya baru satu orang, laporannya tidak ada kaitannya dengan video yang sedang viral di medsos," kata AKP M Saleh.

KLIK SAMBUNGAN...

Selasa, 30 Januari 2018

Januari 30, 2018

Fenomena Gerhana Bulan 31 Januari 2018 Di Indonesia


Dunia akan menyaksikan gerhana bulan yang tidak lazim. Saking tidak lazimnya, gerhana bulan kali ini mendapat tiga sebutan berbeda, mulai dari Supermoon, Blue Moon, hingga Blood Moon.

Gerhana bulan pada 31 Januari nanti adalah gerhana bulan total. Fenomena ini terjadi ketika seluruh piringan bulan purnama melintasi bayangan utama Bumi.

Hanya saja kali ini gerhana bulan total terjadi dalam kondisi istimewa sehingga menyebabkan terjadinya beberapa fenomena sekaligus.

Pada dasarnya gerhana bulan total terjadi ketika bulan sedang penuh atau purnama. Selama Januari 2018, purnama besok akan jadi yang kedua dalam sebulan setelah purnama pertama pada 2 Januari lalu. Setiap kali ada dua purnama dalam sebulan, purnama terakhir disebut sebagai Blue Moon.

Merujuk pada keterangan Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa (LAPAN), Thomas Djamaluddin, fenomena gerhana bulan total nanti juga mendapat predikat Supermoon.

Julukan itu disebabkan oleh jarak Bulan dan Bumi berada di posisi terdekat sehingga purnama dan gerhana nampak lebih besar dari biasanya. Bumi dan bulan diperkirakan berada di jarak terdekat atau perige yaitu sekitar 360 ribu kilometer.

Gerhana bulan total nanti akan nampak berwarna merah darah. Ini yang menjelaskan gerhana itu mendapat julukan Blood Moon.

"Warna merah disebabkan oleh pembiasan cahaya matahari oleh atmosfer Bumi," jelas Texasbola dalam blog pribadinya yaitu.

Sejatinya, permukaan bulan akan gelap total karena posisinya terhalangi secara sempurna oleh Bumi. Namun atmosfer Bumi masih bisa menghantarkan cahaya matahari sehingga permukaan bulan nanti nampak kemerahan.

Proses gerhana bulan total itu sendiri akan mulai pukul 18.48 WIB, ketika bagian bawah purnama mulai tenggelam oleh bayangan bumi.
Selanjutnya pada pukul 19.52 - 21.08, purnama masuk ke bayangan inti bulan sehingga warnanya akan nampak gelap kemerahan. Puncak gerhana akan terjadi di pukul 20.29 WIB dan gerhana berakhir seluruhnya di 23.08 WIB.

"Jadi gerhana bulan 31 Januari 2018 boleh disebut Super-Blue-Blood-Moon," pungkas Texasbola.

Gerhana bulan total semacam ini langka. Terakhir kali fenomena ini terjadi pada 1866 atau 151 tahun yang lalu. Seluruh wilayah Indonesia bisa menikmati fenomena tersebut. LAPAN bahkan membuka kesempatan melakukan pengamatan terbuka di sejumlah kota di Indonesia.

Baca Juga : Tujuh Lokasi Terbaik Nikamti Gerhana Bulan Total

Kamis, 25 Januari 2018

Januari 25, 2018

Masyarakat Diimbau Waspada, Gunung Sinabung Meletus Dua Kali


Gunung Sinabung kembali meletus Kamis (25/1). Selama pagi sampai siang hari ini, gunung yang terdapat di Kabupaten Karo, Sumatera Utara itu erupsi sejumlah 2 x dengan menyemburkan awan panas setinggi 2500 mtr.. Belumlah ada laporan rusaknya karena erupsi itu.

Kepala Pos Pemantauan Gunung Api Sinabung Armen Putra menyebutkan, terkecuali menyemburkan awan panas, Gunung Sinabung juga keluarkan guguran lava.

Armen mengingatkan orang-orang serta wisatawan supaya tidak beraktivitas didalam radius 3 km dari puncak, serta dalam jarak 7 km bagi bidang selatan-tenggara.

Orang-orang yang ada serta menetap di dekat sungai-sungai yang berhulu di Sinabung juga diimbau siaga pada potensi bahaya lahar.

" Mengingat sudah terjadi bendungan di hulu Sungai Laborus jadi masyarakat yang menetap serta melakukan aktivitas di sekitaran hilir daerah aliran sungai Laborus supaya tetaplah melindungi kewaspadaan karna bendungan ini setiap saat bisa jebol karna tidak kuat menahan volume air hingga menyebabkan banjir bandang ke hilir, " Kata Texasbola.

BPBD Kabupaten Tanah Karo menurut dia selekasnya lakukan sosialisasi ancaman bencana banjir bandang ini ke masyarakat yang menetap serta melakukan aktivitas di selama hilir serta sekitaran Sungai Laborus.

Gunung Sinabung dilaporkan paling akhir meletus pada 27 Desember 2017. Waktu itu, Pos Penilaian Gunung Sinabung Pusat Vulkanologi serta Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian ESDM memberikan laporan letusan dibarengi dengan awan panas setinggi 3. 500 mtr. menghadap ke Tenggara-Timur serta 4. 600 mtr. ke arah Selatan-Tenggara.

Saat itu, Kepala Pusat Data Info serta Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengimbau orang-orang bagi selalu siaga serta menaati referensi pemerintah.

" Tidak bisa diperkirakan hingga kapan Gunung Sinabung juga akan berhenti meletus. Parameter vulkanik serta seismisitas gunung tetap masih tinggi hingga potensi letusan susulan masih tetap juga akan tetaplah berjalan, " kata Sutopo.



Baca Juga - Warga Sinabung Diminta Gunakan Masker